Menjalin hubungan memang harus membutuhkan kesabaran, kedewasaan, keseriusan, kesetiaan, dan kejujuran. Namun sejak saat ini Q mulai ragu dengan orang yang sangat Q sayang i. Dia mulai bermain api, aku mulai benci dengan sikapnya yang sekarang yang tak pernah mempedulikan Q lagi. Padahal Q telah berikan semua cinta Q, kasih Sayang Q, perhatian Q, semuanya telah Q berikan, apapun Q lakukan agar Dia selalu bahagia. Tapi sekrang Q merasa dia yang 5 bulan lalu ku kenal sudah hilang, perhatiannya tidak q rasakan lagi, kasih sayangnya ntah kemana? kehangatannya, semuanya mulai hilang.
aku benci dengan sikapnya, aku kangen sama dia yang pertama kali ku kenal dulu?? ku sangat kangen…… tapi ku sadar ku ni cpa? cantik g’? kaya juga g’? seperti kata – kata orang g’ ada yang bisa q banggakan??? aku takut dengan perubahannya, ku sangat tersiksa dengan perasaan ini. dia yang cuek tak lagi peduli, seolah ku ingin pergi darinya. tapi apa daya ku ku telah terjebak oleh cintanya, oleh kata – katanya, ku telah terjebak oleh cinta ku yang begitu dalam kepadanya. ku ingin pergi tapi rasa sayang ku membuat ku bertahan dalam rasa sakit ini. sampai kapan ini kurasakan? sampai kapan dia kembali seperti dulu. ataukah selamanya ku berada dalam cinta yang menyiksaku ini.
Tuhan berikanlah aku jalan keluar dari semua ini, ku tak ingin melihat dia tersiksa? ku tak ingin melihat dia menderita, impian ku, doaku, hanya ingin melihat dia sukses dan bahagia. kalaupun aku harus menderita dan kecewa aku siap tapi berikanlah aku sedikit ketenangan. mungkin terlalu egois jika aku terlalu berharap kepadanya, ku terlalu menyayangiku, sampai ku lupa bahwa dia itu cpa? dia itu bagaimana ? n sangat banyak yang meinginkannya. ku tak pernah menyesal mengenalnya, tapi kenapa aku harus kecewa, kecewa, dan lagi – lagi ku kecewa.
aku harus bagaimana kepadanya, membiarkan cintaku begitu saja, melepaskan dia begitu saja, tapi ku tak sanggup hanya memberi, hanya memberikan perhatian dan kasih sayang seutuhnya kepadanya.. ku juga butuh dia yang selalu memperhatikanku, menyanyangiku, dan mencintaiku, ingat aku dimanapun dia berada, memikirkan ku disaat apapun. tapi ku rasa itu tak mungkin, tidak mungkin. karena dunianya sangat luas banyak yang bisa ditemuinya. tidak seperti ku yang hanya diam, diam dan diam.
hatiku sangat perih melihat perubahannya, bukan karena kata – kata yang diucapkan ke seorang cew yang pangkal namanya A itu atau cew lain yang tidak aku ketahui, tapi jiwaku, hatiku sangat sakit, sangat perih ketika merasakan RT ku berubah dan tak peduli kepada ku. sebenarnya apa salah ku. pdahal orang tua ku telah berharap kepda nya, ku tak mau melihat orang tua ku kecwa, lebih baik aku yang sakit dari pada mereka yang terluka. karena aku tau perjuangannya untuk ku.
Ku tak menyangka dia yang amat ku sayangi tega kepdaku, katanya dia kan berusaha untuk cinta kami, katanya dia kan bertahan sampai kami menikah, dan akupun tak jadi pergi ketempat k3 ku di Jakarta karena mempertahankan cinta kami. tapi mungkin memang benar kata orang tak ada cinta sejati itu, cinta itu hanya menyakitkan, mengecewakan, dan membuat kita menangis.
memang cinta tidak mengharapkan balasan tapi ku hanya manusia biasa.
kepada siapa rasa ini ku katakan kepada cpa ???
Filed under: Tak Berkategori