Perihnya Hidup di Hina dan di Caci

Hy semua nya saat kita terlahir dari keluarga yang serba kekurangan, kita dituntut untuk berjuang bertahan dengan kondisi apapun,,, karena memang itulah yang harus kita lakukan. Kalau tidak begitu kita kan rapuh, dan bisa di bawa oleh angin walau hanya angin sepoi – sepoi.
Saat kehidupan ini kita lalui sadarilah hidup ini begitu menyakitkan, begitu pahit, bahkan membuat kita merasa selalu di Hina…. Alangkah kejamnya dunia ini, Kenapa harus ada yang kaya dan kenapa harus ada yang miskin, jika si miskin hanya di perbudak oleh si Kaya, jika mereka hanya di jadikan cacian dan hinaan.
sungguh ini semua tidak adil …….. ini sangat tidak adilll…
Namun aq selalu bertahan dan belajar dari kemiskinan Q, setiap hinaan Q jadikan kekuatan untuk meraih impian dan cita – cita Q. Namun itu semua tidak semudah yang kita bayangkan, tidak semudah seperti yang kita ingin kan??? Hidup ini berat, penuh tantangan, dan begitu menyakitkan. itulah yang Q pahami tentang kehidupan. Ayah Q, Ibu Q, dan adik2 Q berada dalam kehidupan yang tidak mereka inginkan namun harus mereka jalani.
Rasanya Q kuat dan tak kuasa melihat mereka hidup dalam kehidupan yang tidak mereka inginkan, mereka tertawa tapi hati mereka menangi,, andai Q bisa kan Q hapus semua kesedihan mereka, namun Q belum mampu…
Tekad Q hanya satu mengangkat derajat keluarga Q, agar mereka tidak di pandang sebelah mata, dan mereka di hormati…
Ayah, Ibu, Betapa perihnya hidup ini hidup dalam hinaan dan cacian,,,
tapi aq berjanji padamu Ibu Ayah Q kan berjuang demi senyuman dan tertawa Mu …

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.